Antisipasi Membuang Biaya Yang Percuma

Beragam mobil baru muncul serempak di dua pameran otomotif nasional. Dukungan berbagai lembaga pembiayaan, semakin memudahkan untuk kepemilikan mobil. Saatnya calon debitur untuk lebih teliti sebelum bertransaksi. Permohohan kredit kendaraan bermo­ tor (KKB) diperki­ rakan meningkat mulai Agustus. Faktor pemicunya tidak lain ialah terselenggaranya dua pameran otomotif dengan beraneka pilihan mobil baru yang muncul. Lembaga pembiayaan hadir menjembatani keinginan konsumen untuk memiliki mobil tapi dengan opsi mencicil.

“Bagi mereka yang mau kredit mobil baru, pertama itu pilihlah mobil sesuai kebutuhan, lembaga pembiayaan yang terpercaya, bunga terbaik dan cara angsuran yang mudah,” buka Punto Nugroho, Deputy Director PT BCA Finance. Punto menyarankan, agar calon debitur mempelajari skema simulasi kredit untuk mengukur kemampuan finansialnya. “Cara paling mudah untuk mengerti simulasi kredit bisa mempelajari via website, jadi bisa dihitung besarnya DP dan jangka waktu cicilan. Di BCA Finance jangka waktu kredit bisa sampai 5­6 tahun,” tambah Punto.

Jika sudah mantap, calon debitur bisa langsung mengajukan permohonan kredit. Bagian pokok dari pembayaran pertama terdiri dari 5 bagian. Pertama adalah uang muka (Down Payment/DP), asuransi, administrasi , biaya provisi, dan angsuran pertama. “Aturan DP saat ini ikut aturan baru dari pemerintah yaitu 30% dari harga mobil, dan untuk asuransi pastikan sesuai kategori. Jangan sampai asuransi yang dibebankan berbeda dari nilai pertanggungan karena tiap mobil itu grade asuransinya berbeda,” saran Punto.

Kelima komponen utama dalam pembayaran kredit itu perlu dicermati. Namun biaya provisi menjadi poin yang jarang dipahami konsumen. Biaya ini adalah dana yang menjadi sumber pendapatan lembaga pembiayaan, yang diterima dan diakui sebagai pendapatan. Namun harus dipahami, provisi bukanlah komisi. Pasalnya lembaga pembiayaan yang kredibel bukan bertindak sebagai perantara transaksi sehingga ia seyogianya tidak mengutip komisi.

Nah, inilah yang betulbetul harus dipahami oleh konsumen. Jangan sampai alih­alih membayarkan biaya provisi, tapi nilainya dibuat lebih tinggi dan selisihnya diambil sebagai komisi untuk pihak­pihak yang tidak bertanggung jawab. Jangan ragu untuk membandingkan biaya antara simulasi kredit yang diterima dari sales person dengan yang ada di website resmi lembaga pembiayaan. Penentuan provisi biasanya berupa persentase dan dikalikan dengan harga mobil yang dibeli.

Jumlah ini langsung dikenakan di awal kredit. Penting bagi Anda untuk tahu jika provisi tidak akan dibebankan lagi setelah angsuran kedua. Sekali lagi utamakan untuk tidak ragu apalagi malu bertanya. Lebih baik Anda kritis bertanya jika ada detail klausa kredit yang mencurigakan, yang ujung­ujungnya hanya akan merugikan Anda. Selamat berburu mobil idaman!