Tips Budidaya Ikan Lele

Tips Budidaya Ikan Lele

Budidaya lele kian masif saat ini, mau tidak mau akan diikuti de­ ngan kebutuhan benih yang terus meningkat. Hal ini menjadikan pembenihan lele menjadi salah satu usaha yang menarik, sekaligus menantang. Padahal suplainya sangat dibutuhkan oleh bidang pembesaran. Hal inipun diakui Azzam Bachrur, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusahan Catfish Indonesia (APCI). Saat ini, menurutnya, kebutuhan pembesaran terhadap benih lele masih lebih besar ketimbang jumlah suplai yang bisa disediakan pembenih. Salah satu faktonya, ucap Azzam, yakni masih belum adanya pembenih yang menjalankan usaha pembenihan lele di skala besar Idealnya pembenihan skala besar itu bisa memproduksi benih hingga 1 juta ekor sekali produksi. Namun, rata­rata di pembudidaya masih di kisaran ratusan ribu ekor, terangnya.

Investasi Pembenihan Lele
Penasaran dengan konsep pembenihan lele, saya pun menanyakan langsung seperti apa analisa pembenihan lele yang kerap dilakukan para pembenih. Muhammad Amir Sobirin, pembudidaya lele asal Pekalongan, Jawa Tengah, menuturkan, pembenihan lele merupakan bidang yang rumit dan modal yang dibu­tuhkan sebetulnya tidak terlalu besar. Tapi harus fokus. Sehingga jika dijalankan secara benar, konsep pembenihan lele itu modal kecil, berisiko besar, tapi akan mendatangkan untung yang besar, ujar Amir.

Biaya produksinya, ungkap Amir, bisa mencapai Rp 130 – Rp 150 per ekor untuk mencapai ukuran 7 ­ 8 cm. Biaya ini terdiri dari biaya perawatan induk, pakan cacing dan pelet, penyusutan induk dan kolam, tenaga kerja, hingga listrik. Biaya pakan induk saja sudah mencapai Rp 30 ribu –Rp 50 ribu per ekor. Dan nantinya benih dijual seharga Rp 230 per ekor. Dan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar akan benih ini, menurut Amir, biasa­ nya akan lebih menguntungkan dan efektif bila dijalankan dalam jaringan. Yakni terdiri darisatu breeder­(pembenih), dan tiga hingga lima pendeder.

Dimana breeder bisa mengembangkan lele dari ukuran 5 ­ 6 cm hingga 6 ­ 7 cm, dan 7 ­ 8 cm sebelum dilepas ke pembesar. Yang penting, ucap Amir, adalah mengamankan rantai suplai. Dan yang jadi perhatian penting adalah syarat­syarat pembenihan tersebut bisa diutamakan. Karena yang jadi masalah adalah ketika pembenih itu salah memetakan masalah, sehingga tidak bisa memenuhi benih berkualitas. Padahal, (laju­sintasan) nya bisa diatur dan didapat. Termasuk pencegahan penyakit, tegas Amir.

Keamanan Lokasi Kolam Lele Agar Tidak di Curi Orang
Tindak kriminal makin hari kian marak, tidak hanya menyasar rumah, namun peternakan seperti lele juga menjadi incaran pencuri terlebih lagi di saat musim panen. Tentunya semua peternak tidak rela jika hasil budidaya yang hendak di panen hilang karena dicuri orang, untuk itulah penting sekali memberikan keamanan lebih pada lokasi kolam lele anda.

Salah satu cara yang bisa anda gunakan ialah memberikan penerangan yang maksimal di malam hari pada lokasi kolam lele. Hal ini dapat mencegah maling masuk sebab kita bisa melihat dengan mudah apabila ada orag yang tidak di kenal memasuki area kolam lele. Bagaimana jika listriknya mati ? Mudah sekali, cukup tambahkan genset untuk kolam lele agar masalah tersebut dapat teratasi.

Ada banyak sekali jenis genset yang dapat dipilih, seperti misalnya genset yanmar 20 kva silent, Perkins, Fawde, Yamaha, Catterpilar dan lain sebagainya. Tidak ada salahnya tanya-tanya dulu ke penjual supaya anda bisa mendapatkan barang dan harga yang terbaik.